Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan

Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan
1. Sistem Perakitan
Ada beberapa jenis sistem perakitan yang biasanya digunakan di Industri. Namun yang umumnya digunakan ada 2 macam, yaitu :

Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan


a. Perakitan Manual 
Perakitan yang prosesnya sebagian besar dilakukan oleh tenaga manusia, menggunakan peralatan yang sederhana. Perakitan manual menggunakan sistem padat karya atau banyak menyerap tenaga kerja manusia dalam proses perakitan. 

b. Perakitan Otomatis Perakitan yang prosesnya sudah menggunakan bantuan sistem otomasi, elektronik, mekanik, atau gabungan dari semuanya. Perakitan otomatis menggunakan peralatan khusus dan modern.

Berdasarkan produk yang dihasilkan, perakitan dibagi menjadi 2, yaitu : 

Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan
a. Perakitan Produk Tunggal
Perakitan Produk Tunggal yaitu perakitan dengan produk hanya satu jenis saja.
Contohnya : Produksi gelas, batu bata, dll. 

b. Perakitan Produk Seri
Perakitan Produk Seri yaitu perakitan yang dilakukan dalam jumlah massal dengan bentuk dan ukuran yang sama. 
Contohnya : produksi mobil, produksi barang elektronik, dll.

2. Keseimbangan Lintasan
Keseimbangan Lintasan (Line Balancing) merupakan suatu cara untuk menyeimbangkan waktu dan beban kerja pada masing-masing stasiun kerja dalam suatu lintasan produksi. Sehingga setiap stasiun kerja memiliki waktu dan beban kerja yang sesuai. Tujuan adanya keseimbangan lintasan adalah untuk memperoleh arus produksi yang lancar.

Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan

Contoh : Suatu industri handphone, perpindahan komponen di masing-masing stasiun kerja haruslah seimbang, sehingga tidak menyebabkan penumpukkan komponen pada salah satu stasiun kerja dan menyebabkan bottleneck.

Metode untuk menghitung keseimbangan lintasan 
Ada 4 metode yang biasa digunakan di industri untuk menghitung keseimbangan lintasan produksi, yaitu : 
a. Metode Peringkat Bobot Posisi ( Rangked Positional Weight ) Metode ini mendahulukan operasi dengan bobot posisi terbesar terlebih dahulu.

b. Metode Pendekatan Wilayah ( Region Approach ) Metode ini mendahulukan operasi yang memiliki tanggungjawab keterdahuluan yang besar.

c. Metode Waktu Operasi Terpanjang ( Largest Candidate Rules ) Metode ini mendahulukan operasi yang memiliki waktu paling lama terlebih dahulu.

d. Metode Keseimbangan Lintasan Terkomputerisasi Metode ini merupakan pengembangan dari beberapa metode yang telah ada. Metode yang biasanya diterapkan, yaitu :
 - COMSOAL ( Computer Methode of Sequencing Operation for Assembly Line
- CALB ( Computer Assembly Line Balancing
- ALPACA ( Assembly Line Planning and Control

Apabila informasi yang admin sekolahotomasi.com berikan kurang jelas, anda dapat menyaksikan video penjelasn berikut.



Demikian, materi tentang Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan yang dapat admin sampaikan. Terimakasih telah berkunjung ke blog sederhana ini, semoga materi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Post a Comment for "Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan"