Iklan Dalam Artikel

Saklar Lampu Anda Berderik Ketika Dinyalakan, Ini Penyebabnya

Ketika anda menyalakan saklar lampu, tiba-tiba terdengar bunyi derik dari saklar tersebut. Pastinya anda akan was-was dan khawatir jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bunyi derik pada saklar bisa diakibatkan karena kondisi saklar yang sudah waktunya untuk diganti ataupun karena didalamnya dijadikan sarang semut.


A. Kegunaan Saklar

Saklar dalam ilmu kelistrikan digunakan sebagai penghubung dan pemutus arus listrik. Pada saklar terdapat dua terminal yang dihubungkan ke salah satu fasa kabel listrik.

Ketika tuas saklar terhubung / Normally Close, maka arus listrik dapat mengalir.

B. Mengapa Saklar Lampu Saya Berderik ?

Aliran listrik selalu menghasilkan suhu panas, panas yang dihasilkan diisolasi oleh pembungkus berupa kabel. Pemasangan sambungan terminal saklar yang kendur atau longgar dapat menyebabkan timbulnya bunga api pada terminal tersebut.

Saklar merupakan komponen kelistrikan yang paling sering digunakan, hampir setiap hari kita menyalakan atau mematikan lampu melalui saklar, seiring berjalannya waktu dan faktor penggunaan, menyebabkan komponen didalamnya mulai aus dan kendor. Sehingga tidak mampu lagi melakukan kontak ke terminal dengan baik. Aliran listrik mengalir tidak lancar atau secara putus-putus dan menyebabkan adanya percikan bunga api. Bunga api tersebut menghasilkan bunyi derik yang sangat menggangu dan membuat panik orang yang menyalakan saklar. Jika kondisinya seperti ini, admin www.sekolahotomasi.com menyarankan untuk mengganti saklar tersebut dengan yang baru.

Untuk aliran listrik dengan beban besar seperti pompa air, gunakanlah MCB 2A untuk menggantikan saklarnya. Saklar MCB akan lebih awet daripada saklar biasa yang beredar di pasaran

C. Bagaimanakah Cara Mengganti Saklar ?

Mengganti saklar bukanlah hal yang sulit. Namun jika anda ragu karena kurang mengerti dengan bidang teknik instalasi listrik, admin www.sekolahotomasi.com menyarankan untuk memanggil orang yang lebih mengerti tentang teknik instalasi listrik.

Untuk mulai mengganti saklar lampu secara mandiri, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.
1. Persiapkan alat dan bahan
Sebelum memulai mengganti saklar secara mandiri, persiapkanlah alat dan bahan yang diperlukan, yaitu :

a. Alat
- Tespen atau Multimeter (pilih salah satu)
- Obeng (sesuai bentuk baut saklar)
- Tang cucut

b. Bahan
- Saklar pengganti

2. Pastikan kondisi keamanan terjamin
- Matikan terlebih dahulu sumber listrik utama melalui MCB utama di KWH Meter. Kemudian cek listriknya melalui lubang stop kontak yang terhubung dalam satu jaringan apakah masih ada atau tidak. Jika tidak ada bisa lanjut ke tahap selanjutnya
- Berilah label atau penanda pada MCB kalau sedang ada proses perbaikan listrik.

3. Bongkar saklar lama dari tembok dengan mengendurkan baut yang menguncinya.

4. Kendurkan juga baut yang ada diterminal saklar, kemudian lepaskan kabel-kabelnya dari saklar.

5. Ambillah saklar pengganti, kemudian pasangkan kabel-kabelnya ke saklar pengganti tersebut. Pastikan posisi pemasangan sama dengan posisi saklar lama. Cek kembali kekencangan baut di terminal agar tidak lepas

6. Posisikan kabel supaya saklar dapat masuk ke lubang dinding dengan benar, anda dapat menggunakan bantuan tang untuk mengatur posisi kabelnya.

7. Nyalakan kembali tuas MCB utama, dan lakukan ujicoba saklar yang baru diganti apakah sudah berfungi dengan benar atau belum.

8. Bersihkan dan tata ulang peralatan yang digunakan untuk perbaikan, dan simpan ketempat semula.

D. Kesimpulan

Kasus saklar berderik biasa terjadi pada saklar-saklar yang sudah lama digunakan atau memiliki beban yang berarus besar. Selain itu, kualitas dari saklar yang digunakan juga ikut berpengaruh. Gunakanlah selalu produk-produk kelistrikan yang memiliki label SNI, karena produk yang telah memiliki label SNI berati sudah teruji kualitas dan terjamin kehandalannya. Jika terjadi saklar berderik, segeralah ganti saklar anda, karena ditakutkan akan menyebabkan kebakaran pada saklar atau rumah anda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Dalam Artikel

Iklan Dalam Artikel

Iklan Dalam Artikel

Iklan Link