Iklan Dalam Artikel

Alasan Tusuk Kontak Dan Stop Kontak Berbeda Di Berbagai Negara

Bagi kamu yang suka bepergian keluar negeri pasti merasakan apa yang akan admin bahas kali ini. Perbedaan tusuk kontak dan stop kontak di berbagai negara dimulai sejak awal penemuan listrik yaitu sekitar akhir abad 19 di Eropa dan Amerika. Awalnya listrik hanya dipakai untuk penerangan, kemudian Harvey Hubbell pada tahun 1903 menemukan tusuk kontak dengan 2 pin seperti yang digunakan di Indonesia sekarang ini. Semakin kedepan sejak ditemukannya listrik, muncullah barang-barang elektronik yang memakai tusuk kontak dengan 2 pin.  Sementara perbedaan perangkat elektronik memiliki pula perbedaan pada daya listrik yang digunakan. Untuk menghemat penggunaan daya listrik, banyak orang mulai membuat alat yang mampu menghemat penggunaan dan biaya pemakaian. Namun, banyak diantara mereka yang gagal dan berujung kematian karena konsleting listrik. Untuk mencegah resiko yang lebih besar tentang konsleting listrik dan meningkatkan keamanan penggunaan listrik maka banyak perusahaan dalam bidang kelistrikan menciptakan inovasi yaitu membuat tusuk kontak dan kotak kontak dengan 3 pin. Masalah lain timbul karena perbedaaan bentuk dan tipe kotak kontak dan tusuk kontak oleh setiap perusahaan pembuatnya. Dengan bentuk yang berbeda tersebut setiap perusahaan beralasan bahwa tipe tusuk kontak dan stop kontak yang mereka buat adalah yang paling aman.
Alasan Tusuk Kontak Dan Stop Kontak Berbeda Di Berbagai Negara
Karena dirasa menyulitkan masyarakat yang memakai dan tidak ada standar khusu yang mengatur hal tersebut maka pada tahun 1906 dibuatlah organisasi yang menangani kasus kelistrikan dengan nama IEC. Pada saat itu IEC diminta untuk membuat standar stop kontak dan kotak kontak yang dapat dipakai dimana-mana. Namun hal tersebut gagal karena adanya perang dunia. Selanjutnya pada tahun 1986 IEC mulai membahas kembali tentang standar tusuk kontak dan stop kontak yang dapat digunakan secara internasional. Akhirnya ditetapkan tusuk kontak dan stop kontak tipe N sebagai standar internasional. Namun banyak negara tidak mengindahkan aturan yang dibuat oleh IEC tersebut kecuali Brazil.Memang tidaklah mudah untuk menyeragamkan bentuk tusuk kontak dan stop kontak diseluruh dunia karena sudah terlanjur banyak yang memakai tusuk kontak dan stop kontak yang tidak sesuai IEC. Untuk menyeragamkan bentuk kotak kontak dan stop kontak membutuhkan biaya yang besar karena harus merombak semua instalasi apalagi jika itu adalah gedung-gedung bertingkat pencakar langit. 
Alasan Tusuk Kontak Dan Stop Kontak Berbeda Di Berbagai Negara
Ada berbagai macam tipe tusuk kontak dan stop kontak yang berlaku di berbagai dunia. Berikut macam tipenya:
Tipe A Negara pengguna Kompatibel
Amerika Serikat, Kanada, Mexico, dan Jepang Hanya Tipe A
Tipe B Amerika Serikat, Kanada, Mexico, dan Jepang Tipe A dan Tipe B
Tipe C Eropa, Amerika Selatan, dan Asia Hanya Tipe C
Tipe D India Tipe C dan Tipe D
Tipe E Perancis, Belgia, Polandia, Slovakia, dan Republik Ceko Tipe C, Tipe E dan Tipe F
Tipe F Eropa dan Indonesia Tipe C, Tipe E dan Tipe F
Tipe G Inggris, Irlandia, Malta, Malaysia, dan Singapura Hanya Tipe G
Tipe H Israel, The West Bank, dan Jalur Gaza Tipe C dan Tipe H
Tipe I Australia, New Zealand, China, dan Argentina Hanya Tipe I
Tipe J Swiss, Liechtenstein, dan Rwanda Tipe C dan Tipe J
Tipe K Denmark dan Greenland Tipe E dan Tipe F
Tipe L Italia dan Chile Hanya Tipe L
Tipe M Afrika Selatan Hanya Tipe M
Tipe N Brazil Tipe C dan Tipe N
Tipe O Thailand Tipe C dan Tipe O
Jadi solusi untuk stop kontak yang beragam adalah membeli konverter tusuk kontak universal yang tersedia di toko peralatan listrik atau peralatan elektronik yang terdapat di negara tersebut. Kalau kalian ingin bepergian keluar negeri bacalah artikel ini dan siapkan tipe kotak kontak dinegara yang akan kalian tuju seperti keterangan diatas supaya kalian tidak kerepotan disana. Demikianlah artikel mengenai “Alasan tusuk kontak dan stop kontak berbeda di berbagai negara” yang dapat admin sampaikan, silahkan berikan kritik dan saran yang membangun supaya blog ini menjadi semakin baik dan dapat digunakan untuk belajar bersama.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Dalam Artikel

Iklan Dalam Artikel

Iklan Dalam Artikel

Iklan Link