Iklan Dalam Artikel

Membaca Nilai Resistansi Resistor Empat, Lima, dan Enam Gelang Warna

Membaca Nilai Resistansi Resistor Empat, Lima, dan Enam Gelang Warna

Resistor merupakan komponen pasif elektronika yang berfungsi untuk menghambat arus listrik. Pada kesempatan kali ini admin www.sekolahotomasi.com akan memberikan contoh soal dan cara mengerjakan soal-soal tentang membaca nilai resistansi resistor yang memiliki gelang warna.


1. Pendahuluan

Kode Warna Resistor

Produsen pembuat komponen resistor membuat solusi untuk mempermudah pengguna resistor dalam membaca nilai resistansi komponen resistor dengan berbagai kode, seperti menggunakan kode warna, kode angka, kode angka dan huruf.

Dengan kode ini, pengguna tidak perlu membawa alat ukur ohm meter untuk mengetahui nilai resistansinya. Kode warna resistor tidak dibuat asal-asalan, namun sudah terstandar dan setiap industri yang ingin memproduksi resistor harus berpedoman pada kode warna yang telah ditetapkan oleh Electronic Industries Alliance (EIA).

2. Toleransi

Pembagian jumlah gelang warna, umumnya didasarkan pada nilai toleransinya.
- 4 gelang warna (termasuk gelang toleransi) memiliki toleransi 5%, 10%, atau 20%
- 5 dan 6 gelang warna (termasuk gelang toleransi) memiliki toleransi 1% atau 2%

3. Resistor 4 Gelang Warna

Marilah kita mulai mencoba latihan menghitung nilai resistansi resistor dari 4 gelang warna.
Disajikan soal seperti berikut :
1. Fahreal sedang mencoba memperbaiki speaker aktif miliknya yang tiba-tiba tidak dapat digunakan. Setelah speaker aktif nya dibongkar, Fahreal menemukan sebuah komponen dengan 4 gelang warna pada tubuhnya.
Karena penasaran, ia pun browsing diinternet nama komponen tersebut. Ternyata nama komponen tersebut adalah resistor. Namun Fahreal belum tau cara menghitung nilainya, bantulah Fahreal untuk menghitung nilai resistor seperti pada gambar berikut :
Resistor 4 gelang warna

Pembahasan :
Resistor 4 gelang warna
a. Langkah pertama dalam menghitung nilai resistansi resistor adalah menentukan posisi gelang warna yang akan dibaca terlebih dahulu. Karena jika terbalik membacanya, hasil nilainya pun akan berbeda. Mulailah membaca gelang warna dari warna gelang yang berdekatan.

Catatan :
warna coklat dengan hijau lebih dekat daripada kuning dengan merah. Sehingga kita mulai membacanya dari warna coklat terlebih dahulu.
b. Langkah kedua, karena resistor ini ada 4 gelang warna maka urutan menghitungnya
Gelang 1 -------> Angka ke-1
Gelang 2 -------> Angka ke-2
Gelang 3 -------> Faktor pengali 10x
Gelang 4 -------> Nilai Toleransi

c. Langkah ketiga, memasukkan nilai-nilainya ke langkah kedua.
Gelang 1 -------> Coklat nilainya 1
Gelang 2 -------> Hijau nilainya 5
Gelang 3 -------> Merah faktor pengali adalah 102
Gelang 4 -------> Emas nilai toleransinya adalah 5%

Sehigga, jika kita gabungkan menjadi 15 x 102 Ω ± 5% atau 1.500 Ω ± 5%

d. Langkah keempat, perlu kalian ketahui bahwa pada praktiknya. Nilai resistansi pada resistor jika diukur menggunakan alat ukur ohm meter tidaklah tepat seperti nilai pada kode. Terdapat selisih nilai, selisih nilai tersebut sebesar nilai toleransinya. Maka kita juga harus menghitung nilai minimal dan maksimal resistansinya dengan mengalikan dengan nilai toleransi

Nilai minimal resistor :
= 15 x 102 Ω x (100-5) %
= 1.500 Ω x 95 %
= 1.425 Ω

Nilai maksimal resistor :
= 15 x 102 Ω x (100+5) %
= 1.500 Ω x 105 %
= 1.575 Ω

e. Dengan kata lain, resistansi resistor ini terletak diantara 1.425 Ω s/d 1.575 Ω.

4. Resistor 5 Gelang Warna

Selanjutnya, mari kita mencoba latihan menghitung nilai resistansi resistor 5 gelang warna.

Disajikan soal seperti berikut :
2. Samuel ingin membuat layang-layang yang menyala ketika diterbangkan pada malam hari. Oleh karena itu, ia merangkai sebuah rangkaian yang terdiri dari baterai, lampu LED, dan resistor dengan kode warna seperti berikut :
Resistor 5 gelang warna


Berapakah nilai resistansi resistor tersebut ?

Pembahasan :
Kita ulangi langkahnya seperti pada soal 1.
Resistor 5 gelang warna


a. Langkah pertama dalam menghitung nilai resistansi resistor adalah menentukan posisi gelang warna yang akan dibaca terlebih dahulu. Karena jika terbalik membacanya, hasil nilainya pun akan berbeda. Mulailah membaca gelang warna dari warna gelang yang berdekatan.
Catatan :
warna orange dengan orange lebih dekat daripada hitam dengan coklat. Sehingga kita mulai membacanya dari warna orange terlebih dahulu.

b. Langkah kedua, karena resistor ini ada 5 gelang warna maka urutan menghitungnya
Gelang 1 -------> Angka ke-1
Gelang 2 -------> Angka ke-2
Gelang 3 -------> Angka ke-3
Gelang 4 -------> Faktor pengali 10x
Gelang 5 -------> Nilai Toleransi

c. Langkah ketiga, memasukkan nilai-nilainya ke langkah kedua.
Gelang 1 -------> Orange nilainya 3
Gelang 2 -------> Orange nilainya 3
Gelang 3 -------> Putih nilainya 9
Gelang 4 -------> Hitam faktor pengali adalah 100
Gelang 5 -------> Coklat nilai toleransinya adalah 1%

Sehingga, jika kita gabungkan menjadi 339 x 100 Ω ± 1% atau 339 Ω ± 1%

d. Langkah keempat, perlu kalian ketahui bahwa pada praktiknya. Nilai resistansi pada resistor jika diukur menggunakan alat ukur ohm meter tidaklah tepat seperti nilai pada kode. Terdapat selisih nilai, selisih nilai tersebut sebesar nilai toleransinya. Maka kita juga harus menghitung nilai minimal dan maksimal resistansinya dengan mengalikan dengan nilai toleransi

Nilai minimal resistor :
= 339 x 100 Ω x (100-1) %
= 339 Ω x 99 %
= 335,61 Ω

Nilai maksimal resistor :
= 339 x 100 Ω x (100+1) %
= 339 Ω x 101 %
= 342,39 Ω

Dengan kata lain, resistansi resistor ini terletak diantara 335,61 Ω s/d 342,39 Ω.

5. Resistor 6 Gelang Warna

Ayo kita lanjutkan mencoba latihan menghitung nilai resistansi resistor 6 gelang warna.

Disajikan soal seperti berikut :
3. Agus sedang merakit sebuah sensor cahaya, didalam rangkaian itu terdapat sebuah resistor dengan kode seperti berikut :
Resistor 6 gelang warna

Berapakah nilai resistansi resistor tersebut ?

Pembahasan :
Kita ulangi langkahnya seperti pada soal 2.
Resistor 6 gelang warna
a. Langkah pertama dalam menghitung nilai resistansi resistor adalah menentukan posisi gelang warna yang akan dibaca terlebih dahulu. Karena jika terbalik membacanya, hasil nilainya pun akan berbeda. Mulailah membaca gelang warna dari warna gelang yang berdekatan.
Pada gambar tersebut, hampir tidak bisa membedakan warna gelang yang berdekatan, namun pada resistor bentuk fisik yang asli, akan terlihat jarak nya.

Catatan :
Kita anggap warna orange dengan putih lebih dekat daripada coklat dengan merah. Sehingga kita mulai membacanya dari warna orange terlebih dahulu.
b. Langkah kedua, karena resistor ini ada 6 gelang warna maka urutan menghitungnya
Gelang 1 -------> Angka ke-1
Gelang 2 -------> Angka ke-2
Gelang 3 -------> Angka ke-3
Gelang 4 -------> Faktor pengali 10x
Gelang 5 -------> Nilai Toleransi
Gelang 6 -------> Nilai Koefisien Temperature

c. Langkah ketiga, memasukkan nilai-nilainya ke langkah kedua.
Gelang 1 -------> Orange nilainya 3
Gelang 2 -------> Putih nilainya 9
Gelang 3 -------> Hitam nilainya 0
Gelang 4 -------> Merah faktor pengali adalah 102
Gelang 5 -------> Coklat nilai toleransinya adalah 1%
Gelang 6 -------> Merah nilai koefisien temperature 50 ppm/K

Sehigga, jika kita gabungkan menjadi 390 x 102 Ω ± 1%, 50 ppm/K atau 39K Ω ± 1%, 50 ppm/K

d. Langkah keempat, perlu kalian ketahui bahwa pada praktiknya. Nilai resistansi pada resistor jika diukur menggunakan alat ukur ohm meter tidaklah tepat seperti nilai pada kode. Terdapat selisih nilai, selisih nilai tersebut sebesar nilai toleransinya. Maka kita juga harus menghitung nilai minimal dan maksimal resistansinya dengan mengalikan dengan nilai toleransi

Nilai minimal resistor :
= 390 x 102 Ω (100-1) %, 50 ppm/K
= 39.000 Ω x 99 % , 50 ppm/K
= 38.610 Ω , 50 ppm/K

Nilai maksimal resistor :
= 390 x 102 Ω (100+1) %, 50 ppm/K
= 39.000 Ω x 101 % , 50 ppm/K
= 39.390 Ω , 50 ppm/K

Dengan kata lain, resistansi resistor ini terletak diantara 38.610 Ω , 50 ppm/K s/d 39.390 Ω , 50 ppm/K

Catatan :
50 ppm/K menunjukkan bahwa, nilainya akan menyimpang sebesar 50 ppm/ 1o Kelvin, apabila komponen berada dibawah atau diatas suhu kerja komponen. Untuk menghitungnya, kita harus terlebih dahulu melihat datasheet dari resistor ini, pada suhu kerja berapa resistor ini bekerja.
Contoh :
Resistor 39K Ω ± 1%, 50 ppm/K, pada datasheet suhu kerja resistor adalah 293oK (20o C).
Jika resistor sekarang berada disuhu 300oK (27o C), maka resistansinya menjadi
= 39.000 Ω x ( 1+ (7 x 0,000005) )
= 39.001,365 Ω

6. Penutup

Kesimpulan dari materi yang admin sekolahotomasi sampaikan kali ini yaitu :
● Setiap warna pada gelang warna resistor memiliki nilai yang baku (sudah distandarkan oleh EIA)
● cara membaca nilai resistor untuk 4, 5, dan 6 gelang warna memiliki perbedaan.
● Semakin banyak jumlah gelang warna resitor, semakin presisi nilainya. Hal ini ditandai dengan nilai toleransinya semakin kecil

Demikian, materi yang dapat admin www.sekolahotomasi.com sampaikan. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Dalam Artikel

Iklan Dalam Artikel

Iklan Dalam Artikel

Iklan Link